Adakah hal yang lebih mesra dibandingkan membicarakan keresahan?

Senin, 03 Maret 2014

Ayah Dan anak.. Penyesalan dan Cinta yang Baru..

di langit sore yang agak mendung dan gelap..
terdapat seorang ayah dan anak..
ayah dan anak yang terlihat bahagia dengan candaan" dan gurauan" mereka..
sang ayah yang sedang asik menikmati setiap tarikan rokok yang dihisapnya dan kopi hitam yang di minumnya..
dan sang anak yang sedang asik bermain dengan telepon genggamnya di kursi sebelah sang ayah dan sambil memijat kaki sang ayah..
lalu..
ditengah keceriaan dan keharmonisan antara ayah dan anak itu..
sang anak menghentikan semua aktifitasnya dan terdiam cukup lama..
lalu sang anak bertanya sesuatu kepada sang ayah..
ayah..
ayah kenapa sangat mencintai ibu dan tidak mau mencari yang lain?
aku rela kok ayah mencari ibu baru buat aku..
dan pasti ibu juga akan bahagia bila ayah bahagia..
kenapa?
kenapa ayah bisa sangat mencintai ibu?
bukankah dahulu ayah pernah menduakan ibu?
bukankah dahulu ayah pernah membuat ibu menangis?
ayah..
kenapa?

lalu sang ayah terdiam dan meminum secangkir kopi yang sudah di pegangnya..
sang ayah tersenyum dan berkata..
begini nak..
kenapa kamu masih bertahan sama pacar kamu sekarang?
bukan kah teman" kamu ada yang lebih cantik dari dia?
kenapa kamu masih memilih dia?
bagaimana? kamu tidak tahu alasannya kan?
karena kamu sayang sama dia?
karena kamu cinta sama dia..
begitu juga dengan ayah..
ayah juga tidak tahu kenapa..
ayah masih ingin merasakan cinta ibu kamu yang masih ayah rasakan sampai saat ini..
ayah masih ingin memberikan semua cinta ayah sama ibu kamu..
walaupun ibu kamu sudah tiada..
kamu tahu kan..
disetiap doa ayah dan sholat ayah selalu ada nama ibu kamu..
setiap tetesan air mata yang ayah teteskan..
untuk ibu kamu dan penyesalan ayah..
memang dahulu ayah pernah mengecewakan ibu kamu..
bahkan sampai membuat dia menangis..
ayah menyesal..
dan kini pun tiada artinya..

dan ayah pun bertahan sampai seperti ini karena ingin membayar kesalahan ayah di masa itu yang tega menduakan ibu kamu..
ayah mau menunjukan kepada ibu kamu walaupun itu siasia tapi ini adalah sudah pilihan ayah...
nak..
kamu sudah liat kan ayah kamu seperti apa?
kamu sudah mengerti apa arti penyesalan itu?
jika kamu mengulangi nya seperti ayah.. jadilah manusia bodoh..
berprilaku lah seperti manusia yang berpikir..
berpikir 1000x untuk apa yang ada didepan..
melihat apa efeknya bila kamu melakukan sesuatu..
tidak termakan emosi dan nafsu..
semua ada ditangan kamu nak..
kamu sudah melihat penyesalan yang sudah tidak bisa diperbaiki karena di halang ajal yang menjemput..
ayah mu menyesal nak..
jangan lah jadi seperti ayah mu ini..

nak..
cintai lah wanita seperti ibu mu..
hormati dia.. bukan berarti kita takut sama wanita..
tapi karna kita menghormati dia..
ayah tidak pernah melarang kamu pacaran..
tapi ayah minta tetap di jalan allah dan jagalah wanita itu dengan sebaik"nya..
dan jangan pernah engkau menyakitinya..
sejahat  apapun wanita melakukannya kepada mu..
sesakit apapun wanita melukai mu..
jangan pernah melakukan kebalikannya kepada wanita..
biarkan saja.. biar tuhan yang bergerak.. kita hanya bersabar dan berdoa..
karena wanita adalah hal yang paling mulia di dunia ini..
jangan pernah sakiti wanita..

doakanlah ibu mu tenang disana..
jangan sampai terlewat satu sholat pun..
satu doa pun tanpa ada nama ibu kamu..
dan jadilah anak yang baik seperti yang ibu dan ayah ajarkan..


adzan maghrib pun memanggil mereka berdua untuk siap" menghadap sang pencipta..
#end

Menyesal..
entah seberat apapun menyesal
selama apapun menyesal
tidak ada gunanya..
tidak ada gunanya menyesal..
karena ya sudah terjadi..
mungkin hal yang harus dilakukan sekarang adalah tidak melakukannya lagi dan memohon ampun kepada sang maha pencipta..
penyesalan..