Adakah hal yang lebih mesra dibandingkan membicarakan keresahan?

Senin, 10 November 2014

Angan

Apa kau dapat menggapai langit" kamar disaat kau melamun dan menunggu terlelap di atas kasur hangat mu itu..

Aku bisa menggapai langit" kamarku..menunggu terlelap dengan memegang tangan mu dengan erat..
Menatap wajahmu untuk waktu yang lama..
tapi itu hanya sebuah angan dan bisa di bilang hanya mimpi..

Apa kau dapat merasakan perasaan ku disaat kau termenung di dalam keheningan malam" yang indah..
Apa kau dapat mendengar harapan ku disaat kau tertidur lelap..

Aku dapat merasakan perasaan mu dari sini.. bahkan sangat dekat.. nafasmu.. bahkan harapanmu.. disetiap malam yang sunyi dan indah..

Apa kau masih seperti dahulu..
yang sering mengigatkanku untuk tetap disini dan menjaga mu.. 

Apa kau masih seperti dahulu..
Wanita yang selalu memberikan semangat disaat ku terjatuh dan menyerah..

aku masih seperti dahulu..
Tetap disini..
Mengingat mu..

Sayang..
Maafkan aku.. bila membuatmu membenciku..
Aku tidak bisa berbuat apa" lagi..
Karena cinta ini hanya sebatas angan..

Maafkan aku.. bila membuatmu muak dan benci..
Aku tidak tau harus seperti apa..
Menahan cinta yang begitu besar..
Ingin melindungimu dan mencintai mu seutuhnya..
Aku tau semua ini hanya angan bagiku..
Tapi aku tau.. bahwa cinta ini harus diungkapkan..

Maafkan aku.. telah mengungkapkan sesuatu yang salah..
Yang merusak persahabatan kita..
Aku tidak mengerti cinta..
Aku tidak mengerti apa itu cinta..
Siapa itu cinta..

Tapi..
Aku merasakan sesuatu terhadap dirimu..
Aku merasakan suatu perasaan..
Ketika kau sedang bersama dengan ku..
Tersenyum kepadaku..
Tertawa bersamaku..

Aku tidak mengerti apa arti perasaan ini..
Tetapi kata temanku ini adalah cinta..

Kita telah bersama cukup lama..
Bahkan sangat dekat..
Kita telah mengetahui sifat kita masing"..
Dulu Kau pernah berkata kepadaku..
"Aku sayang kamu..
Jangan lah pergi dariku.."

Perkataan itu membuat ku merasakan suatu perasaan yang aneh dan juga membuatku bertanya"..
Apakah itu untuk persahabatan kita atau yang lainnya..
Aku masih mengingat kata" itu dengan sangat jelas di dalam otak ku..
Kini kau telah pergi..
Setelah apa yang ku katakan itu..

Kini engkau telah pergi entah kemana..
Tidak ada kabar.. 
Karena disaat ku mengungkapkan perasaan ku terhadap mu kau berkata "aku membencimu"

Aku tidak mengerti..

Selang berapa lama kau pergi..
Ku dengar dari temanku kau sering keluar dengan lelaki dan berpegangan tangan..
Tertawa.. tersenyum.. dan memeluk lelaki itu..
Aku..
Aku..
Tersadar..
bahwa mungkin memang aku tidak pantas untukmu..

Aku pun tidak mengerti mengapa kau dahulu mau dekat denganku..
Aku yang hanya lelaki biasa dengan wajah yang pas"an..
dan kau wanita yang begitu indah nan cantik..

Aku tidak mengerti.. 
Apa itu cinta..
Siapa itu cinta..
Dan wanita..

Aku hanyalah lelaki..
Biasa..

Entah..
Kata temanku aku hanya dimanfaatkan..
Tapi menurutku itu salah..
Karena menurut ku waktu dulu kita tertawa dan bahagia bersama itu adalah kenyataan.. bukan sandiwara..
Entah..
Aku tidak mengerti..

Kini disaat malam tiba hanya di temani ketenangan malam yang indah dan memandangi langit" kamar untuk waktu yang lama..
Jikalau dahulu selalu ditemani olehmu lewat pesan" singkat ataupun telpon.. 
Dan sekarang pun itu hanya sebagai angan..

Disaat malam tiba..
Aku mencoba menggapai langit" kamar yang begitu susah untuk diraih..
Aku mencoba mendengar dan merasakan perasaan mu saat ini.. 
Aku mencoba mendengar nafasmu..
Merasakan kelembutan tanganmu..
tapi tidak bisa..

Aku akan terus menjadi seperti dahulu..
Mengingatmu dan menyayangimu..

kau mungkin hanya sebagai opini di dalam hidupku..
Kesemuan yang ku coba untuk menjadi keaslian..
Kepalsuan yang ku coba menjadi nyata..
Kau hanyalah mimpi bagiku..
Ku kira keindahan itu akan kumiliki..
Tapi.. tidak.. hanyalah angan..
Berbahagialah sayang..

#friendzone