Adakah hal yang lebih mesra dibandingkan membicarakan keresahan?

Jumat, 28 November 2014

Cinta dalam bisu..


Hay cinta..
Kau lihat keindahan langit malam ini?
Lihatlah bulan itu..
Iya.. lihatlah langit malam ini..
Pandangi dan rasakan..
Keindahan ini..

Kita berbeda dalam selera..
Kau suka hal" yang lain denganku..
Kita berbeda dalam apapun..
Tapi satu..

Cinta..
Mungkin akan sama..
Mungkin..

Sudah begitu lama..
Sejak yang lalu pergi..
Sesuatu hal yang baru.. datang silih berganti..
Iya.. namanya juga kehidupan..

Mencoba untuk membuka lagi..
Sebuah harapan..
Yang telah terbuat ber'alaskan senyuman itu..
Yang ber'alaskan keindahan itu..

Ketika datang pertanyaan..
Kapan?
Dan apa yang akan di lakukan?
Bagaimana menjawab itu semua?
Sebuah pertanyaan yang terkadang menjadi sebuah jawaban..

Semangat kecil yang beralaskan cinta yang besar..
Bagaimana ini bisa terjadi..
Seorang pecundang yang ingin mencoba kembali rasanya cinta..
Ah.. iya.. Pecundang..

Aku ingin memilikimu..
Ya.. dengan semangat yang sangat tipis ini..
Dengan keinginan memiliki..
Dengan hasrat tidak ingin kesepian..
Tidak ada alasan untuk ini..
Atau mungkin alasannya karena cinta..
Atau sepi..

Bagaimana cara memulainya?
Membisu..
Tidak tau bagaimana cara memulainya..
Tidak bisa mengungkapkan..
Karena sudah lama juga tidak merasakannya..
Hanya mengatakan di dalam hati dan menghayalkannya di dalam hayalan..

Malam terkadang membawa pertanyaan..
Sedang apa disana?
Ingin sekali bercengkrama..
Ingin sekali bertanya..
Tetapi jemari dan fikiran yang tidak bisa merealisasikan itu semua..

Mungkin engkau mengenal bulan..
Tetapi tetap saja aku yang paling mengenal bulan..
Iya.. aku yang paling mengenalnya..
Karena..
Disetiap malam..
Aku selalu Bertanya kepada bulan..
Bisa kah kau menghantar keindahan mu ke dirinya? Bulan..
Bisakah kau hantarkan cahaya indah mu padanya?
Agar iya bertambah indah nan cantik.. bulan..

Apakah bulan memberitahukannya kepadamu? 
Tentang semua ini ? 
Cinta?

Langit indah sekali malam ini..
Seakan keindahan ini mewakilkan dirimu..
Ya memang kata orang lain mungkin kau biasa" saja.. dan iya sangat biasa..
Namun.. 
menurut ku kau indah seperti langit malam setelah turun hujan..
Bintang" yang turun di temani bulan..
Dengan udara sejuk yang menusuk hati..
Dan beriringan menjadi harmoni.. 
Biasa saja.. 
tapi menurutku itu sangat indah..

Ketika aku ingin berbicara padamu..
Disaat jemari dan fikiran tidak bisa tersalurkan..
Aku mempunyai hayalan..
Tentang percakapan kita..
Terasa dekat.. dan sangat dekat..
Di dalam hayal..
.....

Mengapa bisa seperti ini?
Pecundang yang ingin memiliki..
Apakah membiarkan waktu yang menjawab?
Atau menunggu bulan mengatakan kepadamu?
Tentang keindahan mu dan cinta ini..

Kita adalah manusia yang sama" dikecewakan oleh masa lalu..
Di kecewakan dan dihianati..
Masih enggan untuk mencoba kembali..
Masih enggan dan takut..
 
Namun..
Aku ingin memberitahu mu.. 
bahwa..
Hidup tidak berhenti disini..
Masa lalu itu pun tak ada arti..
Masa depan yang aku coba canangkan untukmu.. 
bersamaku..
 
Namun..
Aku hanya bisa seperti ini..
Terdiam..
Entah..
....

Engkau adalah keindahan yang sempurna..
Layaknya kado cinta yang engkau berikan padaku..
 
Yang Di balutkan kesederhanaan..
Di taburi dengan cinta tulus mu..
Di hiasi dengan senyuman indah mu..
Dan dibungkus dengan cantiknya sifat" mu..
 
Cinta..
Biarkan..
Biarkan aku berbicara dengan bulan tentang dirimu..
Biarkan..
Aku membisu..
 
Cinta ini besar..
Namun aku membisu..
Cinta dalam bisu...

Senin, 10 November 2014

Angan

Apa kau dapat menggapai langit" kamar disaat kau melamun dan menunggu terlelap di atas kasur hangat mu itu..

Aku bisa menggapai langit" kamarku..menunggu terlelap dengan memegang tangan mu dengan erat..
Menatap wajahmu untuk waktu yang lama..
tapi itu hanya sebuah angan dan bisa di bilang hanya mimpi..

Apa kau dapat merasakan perasaan ku disaat kau termenung di dalam keheningan malam" yang indah..
Apa kau dapat mendengar harapan ku disaat kau tertidur lelap..

Aku dapat merasakan perasaan mu dari sini.. bahkan sangat dekat.. nafasmu.. bahkan harapanmu.. disetiap malam yang sunyi dan indah..

Apa kau masih seperti dahulu..
yang sering mengigatkanku untuk tetap disini dan menjaga mu.. 

Apa kau masih seperti dahulu..
Wanita yang selalu memberikan semangat disaat ku terjatuh dan menyerah..

aku masih seperti dahulu..
Tetap disini..
Mengingat mu..

Sayang..
Maafkan aku.. bila membuatmu membenciku..
Aku tidak bisa berbuat apa" lagi..
Karena cinta ini hanya sebatas angan..

Maafkan aku.. bila membuatmu muak dan benci..
Aku tidak tau harus seperti apa..
Menahan cinta yang begitu besar..
Ingin melindungimu dan mencintai mu seutuhnya..
Aku tau semua ini hanya angan bagiku..
Tapi aku tau.. bahwa cinta ini harus diungkapkan..

Maafkan aku.. telah mengungkapkan sesuatu yang salah..
Yang merusak persahabatan kita..
Aku tidak mengerti cinta..
Aku tidak mengerti apa itu cinta..
Siapa itu cinta..

Tapi..
Aku merasakan sesuatu terhadap dirimu..
Aku merasakan suatu perasaan..
Ketika kau sedang bersama dengan ku..
Tersenyum kepadaku..
Tertawa bersamaku..

Aku tidak mengerti apa arti perasaan ini..
Tetapi kata temanku ini adalah cinta..

Kita telah bersama cukup lama..
Bahkan sangat dekat..
Kita telah mengetahui sifat kita masing"..
Dulu Kau pernah berkata kepadaku..
"Aku sayang kamu..
Jangan lah pergi dariku.."

Perkataan itu membuat ku merasakan suatu perasaan yang aneh dan juga membuatku bertanya"..
Apakah itu untuk persahabatan kita atau yang lainnya..
Aku masih mengingat kata" itu dengan sangat jelas di dalam otak ku..
Kini kau telah pergi..
Setelah apa yang ku katakan itu..

Kini engkau telah pergi entah kemana..
Tidak ada kabar.. 
Karena disaat ku mengungkapkan perasaan ku terhadap mu kau berkata "aku membencimu"

Aku tidak mengerti..

Selang berapa lama kau pergi..
Ku dengar dari temanku kau sering keluar dengan lelaki dan berpegangan tangan..
Tertawa.. tersenyum.. dan memeluk lelaki itu..
Aku..
Aku..
Tersadar..
bahwa mungkin memang aku tidak pantas untukmu..

Aku pun tidak mengerti mengapa kau dahulu mau dekat denganku..
Aku yang hanya lelaki biasa dengan wajah yang pas"an..
dan kau wanita yang begitu indah nan cantik..

Aku tidak mengerti.. 
Apa itu cinta..
Siapa itu cinta..
Dan wanita..

Aku hanyalah lelaki..
Biasa..

Entah..
Kata temanku aku hanya dimanfaatkan..
Tapi menurutku itu salah..
Karena menurut ku waktu dulu kita tertawa dan bahagia bersama itu adalah kenyataan.. bukan sandiwara..
Entah..
Aku tidak mengerti..

Kini disaat malam tiba hanya di temani ketenangan malam yang indah dan memandangi langit" kamar untuk waktu yang lama..
Jikalau dahulu selalu ditemani olehmu lewat pesan" singkat ataupun telpon.. 
Dan sekarang pun itu hanya sebagai angan..

Disaat malam tiba..
Aku mencoba menggapai langit" kamar yang begitu susah untuk diraih..
Aku mencoba mendengar dan merasakan perasaan mu saat ini.. 
Aku mencoba mendengar nafasmu..
Merasakan kelembutan tanganmu..
tapi tidak bisa..

Aku akan terus menjadi seperti dahulu..
Mengingatmu dan menyayangimu..

kau mungkin hanya sebagai opini di dalam hidupku..
Kesemuan yang ku coba untuk menjadi keaslian..
Kepalsuan yang ku coba menjadi nyata..
Kau hanyalah mimpi bagiku..
Ku kira keindahan itu akan kumiliki..
Tapi.. tidak.. hanyalah angan..
Berbahagialah sayang..

#friendzone