Adakah hal yang lebih mesra dibandingkan membicarakan keresahan?

Senin, 17 Januari 2022

Madman

Tahun yang berat.
aku tak menyangka aku masih hidup.
tapi tetap menanyakan maksud dari semua.

tahun-tahun yang congkak,
seperti judul tulisan ini.
madman, laki-laki gusar, laki-laki pemarah, laki-laki tidak sabaran, laki-laki gila.
seharusnya tidak jamak, namun frasa definisi dari bahasa inggris ke indonesia memang membingungkan, mungkin seharusnya seperti ini "lelaki gila".

2 tahun yang kelam,
hati yang sedang mengobati, diri yang mencuri,mencari,mencaci pelarian atas pengobatan "hati" dengan niat pengobatan alternatif, tak disangka menjadi dasar berubahnya jati diri.

oh, sebelum masuk ke bait selanjutnya, terbesit satu pertanyaan, apakah "pengobatan" yang menjadikan dasar itu semua? atau diri hanya mencari "victim"? atas semua yang sudah terjadi ini?
ah.. aku tidak menemukan jawabannya, atau aku sembunyikan?

2 tahun ini,
rentetan kejadian terjadi silih berganti.
aku tidak tahu kenapa, atau.. sebetulnya aku tahu tapi aku memilih diam dan tidak menceritakannya?
mulai dari menemukan kolega yang salah, membiarkan sesuatu terjadi, berbuat suatu hal yang tidak disukai, hingga membuat sahabat menjadi benci.

ada bagian yang terlupa,
apakah ini semua karena waktu yang terasa begitu cepat?
sehingga diri mengurangi untuk menyimak,mendengar,merasa,dan belajar?
aku sempat memikirkan itu lama, lama sekali.
sedari teman yang mengatakan bahwa, diri yang dikenal sudah berbeda, dan dia tidak tahu akhirnya perbedaan ini baik atau buruk.
hahahah external view memang sangat menarik, dan menyusahkan karena menjadi beban pikiran.


madman,
si lelaki gila nan nekat,
entah optimisme atau menggaungkan kekuatan harapan yang besar atas ikhtiar yang dipegang, sehingga meniadakan hasil yang minor bahkan fatal.
atau, berdasarkan resume perjalanan karir yang sangat "aman" dan "menghasilkan" yang membuat itu berjalan.
ya mungkin saja, mungkin..

hahahahah, makin banyak saja retorika yang dibuat diri untuk membuat suatu pembelaan, ah mungkin bukan "suatu" lagi, namun banyak pembelaan.

lelaki gila sudah diambang sesal,kesal,dan sedih atas semua yang terjadi.
pesan-pesan terakhir menjadi senjata melarikan diri.
entah sudah berapa kali ia mencoba melarikan diri, sambil menangis, sambil berteriak, sambil menyerah dan berpasrah.

namun,
lelaki gila sekarang kebingungan,
atas dasar permintaanya,
Tuhan tidak memberikan jalan, bahkan permintaan itu bersifat yang tidak menguntungkan sekali pun.
lihat, bagaimana Tuhan memberikan pesan.
kau selamat.
dari situasi dan keadaan ajaib, kau bisa selamat.
seperti berada di suatu komunikasi "private" kala itu.
harap dan permintaanya di jawab dengan langsung oleh Tuhan, bahwa KAU HARUS MENYELESAIKAN SEMUA MASALAH.

gila,
bertambah gila lelaki gila itu,
bagaimana tidak, ia masih di beri kesempatan, atas permintaan yang seharusnya bentuk penghinaan atas hidup.
sehingga, melahirkan pertanyaan baru,
apa fungsi (ke halayak) lelaki gila itu pada kehidupan di dunia.

akhir dari cerita,
lelaki gila mencoba menarik ulang kebelakang, mereset sebuah hal yang memang harus di hilangkan.
di tambah harus menyelesaikan masalah yang ada dan terjadi.

Madman.
2019-2021.